Breaking News
Kumpulan informasi aktual seputar peristiwa penting yang terjadi di seluruh wilayah Indonesia, meliputi isu politik, kebijakan pemerintah, bencana, dan dinamika sosial masyarakat.
Telkomsel Telkomsel Telkomsel Telkomsel

Gerakan Lintas Agama Hadirkan Harapan Baru untuk Bumi

cek disini

Dari Rumah Ibadah ke Hutan Tropis: Gerakan Lintas Agama Hadirkan Harapan Baru untuk Bumi

krisis iklim dan bencana ekologis yang semakin sering melanda, sebuah gerakan lintas agama muncul sebagai angin segar dalam upaya pelestarian hutan Indonesia. Interfaith Rainforest Initiative (IRI) Indonesia , sebuah organisasi yang mempertemukan pemuka enam agama resmi di Tanah Air, meluncurkan buku panduan dan khutbah bertema lingkungan hidup , Rabu (11/6/2025), di Jakarta.

Tak hanya sebagai bahan bacaan, buku ini dirancang sebagai pedoman spiritual yang mendorong rumah ibadah berperan aktif dalam menjaga kelestarian hutan tropis — paru-paru dunia yang kini semakin menipis.

“Kami ingin menjadikan tempat ibadah bukan hanya sebagai pusat ibadah, tetapi juga sebagai benteng pertahanan lingkungan,” tegas Hayu Prabowo , Fasilitator Nasional IRI Indonesia.

Ekologi dan Spiritualitas Bertemu

Kegiatan peluncuran buku ini diikuti lebih dari 450 pemuka agama dari seluruh Indonesia. Didukung oleh berbagai lembaga negara seperti Kementerian Kehutanan, BMKG, BNPB, BRIN , dan lembaga penelitian global CIFOR-ICRAF , kegiatan ini menjadi simbol kuatnya kolaborasi antara iman dan ilmu.

Dalam buku tersebut, setiap agama diberikan ruang untuk menyampaikan ajaran dan nilai-nilai yang sejalan dengan perlindungan alam.

Peringati Hari Bumi, FKUB Sulteng Ambil Bagian Gerakan 1 Juta Tanam Pohon -  Media Alkhairaat

Baca Juga : Klasemen F1 2019 Usai Bottas Menangi GP Australia

Krisis Iklim Sudah Nyata, Bukan Sekadar Ceramah

Dalam pemaparannya, Hayu menggambarkan dampak nyata krisis iklim terhadap rumah-rumah ibadah. Di pesisir Jakarta Utara, beberapa masjid sudah terendam banjir rob. Rumah ibadah di daerah lain juga ikut terdampak oleh gelombang panas, kekeringan, dan longsor.

“Kita tidak sedang membicarakan masa depan yang jauh. Pengungsi iklim atau pengungsi iklim itu sudah mulai terlihat,” ujarnya.

Angka Kehilangan Hutan Mengkhawatirkan

Mengutip data dari Global Forest Watch , Indonesia telah kehilangan sekitar 10,5 juta hektar hutan primer sejak tahun 2002 hingga 2023. Angka itu setara dengan hampir 11 persen dari luas hutan tropis Indonesia pada awal abad ini. Penyebab utamanya adalah aktivitas manusia — mulai dari pembukaan lahan hingga pembalakan liar.

“Saat pohon hilang, air bersih terancam, pangan terganggu, dan cuaca jadi tidak bisa diprediksi. Ini adalah masalah iman, karena menyangkut kehidupan makhluk Tuhan,” ujar Hayu.

Dukungan Pemerintah dan Harapan Masa Depan

Kementerian Kehutanan pun menyambut baik inisiasi IRI Indonesia. Menurut Wening Sri Wulandari , Kepala Pusat Pengembangan Mitigasi dan Adaptasi Bencana Hidrometeorologi, gerakan seperti ini menyentuh akar masyarakat , jauh lebih efektif dibandingkan hanya imbauan teknis.

Pemerintah juga menargetkan rehabilitasi lahan kritis seluas 12,7 juta hektar hingga tahun 2029, dan berharap keterlibatan masyarakat melalui tokoh agama akan mempercepat pencapaian tersebut.

Menanam Iman, Menumbuhkan Hutan

Buku panduan dan khutbah ini bukan sekadar proyek publikasi. Ini adalah gerakan moral , yang membawa harapan bahwa keimanan bisa menjadi kekuatan nyata dalam menyelamatkan lingkungan.

Ketika khutbah berubah menjadi aksi nyata, dan doa dipadukan dengan penanaman pohon, saat itulah bumi mendapatkan ruang untuk bernapas kembali

telkomsel

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *